Posted by Admin

Psikiater Indonesia Mengikuti The 23rd IFP Congress in Casablanca



Para psikiater Indonesia berada di Maroko sejak tanggal 7-12 Februari 2023 untuk mengikuti The 23rd IFP Congress in Casablanca, yang berlangsung 9 - 11 Februari ini.

Psikiater yang mengikuti kongres tersebut yaitu Dr. Sylvia D. Elvira, Sp. KJ (K); Dr. Frilya R. Putri, Sp. KJ; Dr. Yaniar Mulyantini Sp. KJ; dan Dr. Alfi, Sp. KJ. Psikiater Indonesia tsb bukan hanya sekedar datang sebagai peserta namun juga menyajikan poster dan juga presentasi oral, bahkan memimpin diskusi panel yang diadakan.

Dr. Frilya Rachma Putri Sp. KJ, membawakan presentasi berjudul Dynamics of Play therapy for PTSD Management on Pyroclastic Avalanche Survivor in Mt. Semeru Indonesia

(Dr. Frilya Rachma Putri Sp. KJ, membawakan presentasi berjudul Dynamics of Play therapy for PTSD Management on Pyroclastic Avalanche Survivor in Mt. Semeru Indonesia)

Selain seminar dan workshop juga diadakan rapat General Asssembly, dengan hasil antara lain mengubah nama nama organisasi, dari International Federation for Psychotherapy (IFP), menjadi World Federation for Psychotherapy (WFP).
Rapat juga memilih presiden psikoterapi dunia. Presiden Pertamanya (1934) adalah Carl Gustav Jung dari Eropa. Presiden selanjutnya juga selalu berasal dari Eropa. Baru tahun ini Presiden terpilih hasil rapat adalah Prof Cesar Alfonso dari Amerika. Kebetulan Prof. Cecar Alfonso sejak 2019 menjadi Adjunct Professor Psikiatri FKUI.

(Dr Sylvia D Elvira, SpKJ ( K) dalam diskusi panel dalam tema: Is there a place for religion in psychotherapy di World Congress of Psychoterapy)

Ketua Seksi Psikoterapi PP PDSJI menjadi Council Member, baik dulu (2008-2011) Dr. Sylvia D. Elvira Sp. KJ (K) dan saat ini Dr. Petrin Redhayani Sp. KJ (K).
Sedangkan Bapak Psikotherapi Indonesia, Alm Prof. Dr. Didi Bahtiar Lubis, Sp. KJ (K), dulu menjadi honorary member IFP. Prof Lubis-lah yang memperkenalkan Indonesia, di komunitas psikoterapi Internasional. Dilanjutkan oleh Dr. Sylvia yang lalu juga memperkenalkan generasi muda psikiater Indonesia (dr Yaniar, dr Frilya, dr Alfi) kepada para tokoh psikoterapi internasional.

(Foto bersama Prof Ulrich Schnyder (presiden IFP 2008-2013))

(Foto bersama Prof Cesar Alfonso, presiden WFP yang baru)

Indonesia patut bangga. Karena Psikiater Indonesia tetap dikenal dan berperan dalam dunia psikoterapi. Psikoterapi, Ruhnya psikiater.

Back To Berita »